Ulum Pemuda kampung berbasis Pesantren Salaf

Yusuf Dijual kepada Seorang Tuan dari Mesir

1 min read

Yusuf Dijual kepada Seorang Tuan dari Mesir

Identitas Singkat Pembeli Nabi Yusuf

Para ulama mengatakan, “Orang yang membeli Yusuf adalah seorang tuan dari Mesir (bernama tuan Aziz), ia menjabat sebagai menteri di pemerintahan. Lebih tepatnya ia dipercayakan sebagai menteri perbendaharaan negara.”

Ibnu Ishaq mengatakan,[1] “Nama asli tuan Aziz adalah Izfir bin Rouhib. Dan raja Mesir kala itu adalah Rayan bin Walid, seseorang yang berasal dari negeri Amalik. Sedangkan istri dari tuan Aziz bernama Rael bin Ramael.”[2]

Ulama lain mengatakan, “Nama istri dari tuan Aziz adalah Zulaikha. Namun kenyataannya, nama Zulaikha itu hanyalah laqab-nya (julukannya) saja. Lalu ada juga yang mengatakan, bahwa namanya adalah Fika binti Yanus.” Nama ini diriwayatkan oleh Ats-Tsa’labi, dari Abu Hisyam Ar-Rifai.

Allah berfirman, “Dan orang dari Mesir yang membelinya berkata kepada istrinya, “Berikanlah kepadanya tempat (dan layanan) yang baik. Mudah-mudahan dia bermanfaat bagi kita atau kita pungut dia sebagai anak.”

Ini adalah perhatian, rahmat, dari kebaikan Allah kepada Yusuf. Karena Yusuf akan dijadikan bibit seorang Nabi dan memberikannya kebaikan dunia dan akhirat.

Kemudian dikatakan, bahwa tuan Aziz membeli Yusuf dengan harga 20 dinar. Ada juga yang mengatakan, bahwa harga yang dibayarkan adalah minyak misik, kain sutra, dan uang perak, dengan berat masing-masing seberat tubuh Nabi Yusuf. Wallahu a’lam.

Muhammad bin Ishaq meriwayatkan, dari Muhammad bin Saib, dari Abu Saleh, dari lbnu Abbas, ia berkata, “Orang yang menjual Yusuf bernama Malik bin Dza’ar bin Nuwait bin Anqa bin Madyan bin Ibrahim.” Wallahu a’lam.

Nabi Yusuf dijual Kepada Orang yang Kuat Firasatnya

Ibnu Ishaq juga meriwayatkan, dari Abu Ubaidah, dari Ibnu Mas’ud. Ia berkata, “Manusia yang paling kuat firasatnya itu ada tiga, yang pertama adalah seorang tuan dari Mesir ketika ia berkata kepada istrinya, “Berikanlah kepadanya tempat (dan layanan) yang baik.” Sedangkan yang kedua adalah seorang anak perempuan yang berkata kepada ayahnya tentang Musa. “Wahai ayahku! Jadikanlah dia sebagai pekerja (pada kita). Sesungguhnya orang yang paling baik yang engkau ambil sebagai pekerja (pada kita) ialah orang yang kuat dan dapat dipercaya.” (AI-Qashash 26). Dan, yang ketiga adalah Abu Bakar Ash-Shiddiq ketika ia mengangkat Umar bin Khaththab untuk menjadi khalifah penggantinya.”[3]

Kisah tentang Nabi Yusuf dijual kepada Seorang Tuan dari Mesir ini dikutip dari sumber terpercaya dan bisa dipertanggung jawabkan kevalidannya. Silahkan Kunjungi Sepatumerah.net untuk mendapatkan pengetahuan sejarah Para Nabi yang mungkin belum anda ketahui secara mendalam.

 

[1] Tarikh Ath-Thabart (1/335), dan Tafsir ibnu Katsir (2/473).

[2] Dalam kitab tafsir nama yang disebutkan adalah Rael bin Ra’ael.

[3] Tafsir Ath-Thabari (12/176), Al-Mustadrak Hakim (3/90), Mu’ jam Al-Kabir (9/167, 8829),Majma Az-Zawaid (10/268), dan diriwayatkan oleh oleh Thabarani dengan dua sanad, dan salah satu sanadnya memiliki perawi yang shahih.Riwayat ini dikategorikan sebagai riwayat yang shahih oleh Adz-Dzahabi.

Ulum Pemuda kampung berbasis Pesantren Salaf

Kisah Nabi Adam

Ulum
7 min read

Keistimewaan Nabi Sulaiman

Ulum
1 min read

Yusuf Dimasukkan Sumur

Ulum
4 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *