Ulum Pemuda kampung berbasis Pesantren Salaf

Tolong Menolong Dalam Kebaikan

1 min read

Tolong Menolong Dalam Kebaikan

Tolong Menolong Dalam Kebaikan – Kali ini admin akan menyajikan nutrisi yang beraroma spiritual. Kenapa tema ini admin hadirkan? Karena menurut admin, hidup di zaman sekarang ini perlu sekali mempermukakan kembali ajaran-ajaran syariat yang makin terasa memudar ini. Kami menaruh harapan semoga tulisan sederhana ini mampu memberikan kemanfaatan. Kunjungi Sepatumerah.net untuk mendapatkan informasi serupa dan pengetahuan lainnya.

Assalamualaikum Wr. Wb.

Yang kami muliakan (…..)
Yang kami hormati (….)

Hadirin dan hadirat yang di muliakan Allah.
Segala puji hanya milik Allah, yang telah mengutus seorang rasul dengan membawa petunjuk dan agama yang hak. Shalawat dan salam mudah-mudahan tetap dilimpahkan depada junjunan kita Nabi Muhammad SAW. dan keluarganya, para sahabatnya serta pengikutnya sampai hari kiamat.

Hadirin dan hadirat yang berbahagia.
Sebelum saya berpidato dihadapan saudara-saudara sekalian, terlebih dahulu marilah kita memanjatkan rasa syukur ke hadirat Allah SWT. Yang telah memberikan nikmatnya kepada kita semua yakni nikmat iman, islam, kesehatan, sehingga pada kesempatan ini kita bisa berkumpul dan bersilaturrahmi di tempat yang berkah ini.

Selanjutnya tak lupa saya ucapkan terima kasih kepada pembawa acara yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk berpidato dihadapan saudara-saudara sekalian. Pada kesempatan kali ini saya akan menyampaikan tema tentang “Tolong Menolong Dalam Kebaikan”.

Saudara seiman dan seakidah.
Agama islam telah memerintahkan kepada seluruh pemeluknya untuk senantiasa berlaku adil dan selalu berbuat kebajikan kepada siapapun. Sebaliknya islam melarang kepada umatnya berbuat zalim dan aniaya terhadap orang lain. Agama islam mendidik kepada setiap orang yang beriman dengan ajakan mentaati perintah-perintah Allah dan selalu menjalankan kebajikan.

Dalil Tolong Menolong Dalam Kebaikan

Hadirin yang berbahagia.
Seluruh umat islam telah diperintahkan untuk saling tolong menolong dalam kebaikan dan dilarang tolong menolong dalam urusan kemaksiatan dan kejahatan. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT, Dan salinglah kalian semua memberikan pertolongan dalam (hal) kebaikan dan ketakwaan. Dan janganlah kalian saling memberikan pertolongan dalam urusan dosa dan pelanggaran. (QS. Al-Maidah: 2)

Ayat ini menjelaskan kepada kita bahwa Allah memerintahkan kepada hambanya yang beriman agar saling tolong menolong dalam hal positif, dan melarang segala bentuk tolong menolong dalam hal negatif, seperti permusuhan yang pada akhirnya mendatangkan dosa. Telah dijelaskan oleh Ibnu Jarir bahwa yang dimaksud perbuatan dosa adalah meninggalkan segala hal yang telah diperintahkan oleh Allah. Sementara makna permusuhan adalah melebihi kadar yang sudah digariskan oleh Allah dalam urusan agama dan melampaui apa-apa yang telah diwajibkan Allah atas setiap individu.

Nabi SAW. bersabda: Barangsiapa yang rela mempersiapkan segala hal untuk berjuang di jalan Allah, maka sesungguhnya ia telah berperang di jalan Allah. Dan barangsiapa merawatkan dengan baik barang orang yang sedang berjuang, maka sesungguhnya ia juga telah ikut berjuang. (HR. Bukhari dan Muslim)

Segala sesuatu yang menjadi keperluan dan kepentingan perjuangan di jalan Allah, maka melaksanakannya termasuk dalam perjuangan, sebagaimana perjuangan membutuhkan ketenangan rumah tangga dan keluarganya. Oleh sebab itu orang yang membantu menjaganya dengan baik mendapat pahala sebagaimana pahala perjuangan tersebut.

Demikianlah ungkapan ajakan kepada kebaikan dan ketaatan yang mana di dalamnya memuat ajakan kepada orang Islam untuk saling tolong menolong dalam kebaikan dan ketaatan kepada Allah serta saling menasehati antar sesamanya dalam hal kebaikan yang pada akhirnya dapat menjadikan istiqamah dalam menjalankan perintah Allah.

Demikianlah uraian dari saya, mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua. Ada kurang lebihnya saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Wassalamu’alaikum wr. wb.

Ulum Pemuda kampung berbasis Pesantren Salaf

Penyakit Hati

Ulum
2 min read