Ulum Pemuda kampung berbasis Pesantren Salaf

Pacaran dan Beberapa Upacaranya

7 min read

Pacaran Tiada Arti

Pacaran itu apa sih menurut kalian??

Di era milenial ini, pacaran tuh udah bukan sesuatu yang asing. Sekarang dimana-mana bertebaran orang pacaran. Tapi disisi lain banyak juga orang-orang yang sudah sadar bahwa pacaran itu dosa. Kamu termasuk yang mana nih? Kalau termasuk yang sadar, syukur deh, berarti kamu remaja yang menyelamatkan ayah dan ibundamu di akhirat kelak. Jelas lebih syahdu pernikahan resmi bukan??

Lho kok bisa menyelamatkan ayah dan ibu? Bukan menyelamatkan diri sendiri?? Nah selain kamu menyelamatkan diri sendiri dari siksa api neraka yang luar biasa itu, secara otomatis kamu juga menyelamatkan ayah dan ibumu dari kobaran neraka, karena kamu tuh tanggung jawab ayah ibumu.

Itu resiko yang sangat berat, masa kamu tega sih nyeret mereka yang udah ngerawat, ngedidik, dan ngasuh jiwa ragamu sampai sekarang? Pacaran tuh kerjaan terong yang dicabein, siap disantap saat itu juga. Artinya, berpacaran adalah hal murah yang bikin mules.heuheuheu.

Apa yang kamu cari sampai kamu berani pacaran?

Beraninya Pacaran

Kesindir nggak sih kalo baca subjudul diatas? Sebenernya tuh apa yang kamu cari sampai beraninya terjun ke dunia pacaran?? Padahal sudah jelas banget kan Islam melarang kita deketin zina. Dan kamu tau nggak sih, resiko dan hal-hal negatif yang timbul akibat pacaran? Sudah banyak fakta lho yang menyingkap bahwa lamanya pacaran nggak menjanjikan suatu hubungan akan langgeng sampe rumah tangga. Sebaliknya, teramat banyak pernikahan yang tanpa diawali pacaran, justru langgeng sampe kebawa ke pelaminan dan hidup harmonis.

Bila ada pertanyaan yang meluncur Adakah pacaran yang halal? Jawabnya, ada. Yaitu pacaran di saat semua yang haram telah menjadi halal, setelah akad terlantun di depan penghulu. Maka, cinta terbaik adalah cinta yang membuat imanmu mendewasa, penasehat saat kau maksiat, penegur saat taatmu nyaris luntur. Jangan gegabah pacaran hingga sampai saatnya engkau telah siap untuk menghalalkan cintamu lewat jalinan pernikahan.

Dampak Negatif Pacaran

Dampak Negatif Pacaran

Pacaran ialah hubungan cinta yang dijalani oleh banyak sekali anak muda. Masa-masa pacaran ditafsiri sebagai masa penuh suka cita. Dimana seseorang bisa dengan bebas mencurahkan rasa kasih sayangnya pada kekasihnya. Namun, kata siapa pacaran itu selalu enak? Berikut ini adalah beberapa kerugian dari hubungan yang bernama pacaran,

1. Kamu sudah berani melanggar aturan Sang Pencipta

Melanggar Peraturan Tuhan

Pacaran tuh ngebuat dirimu semakin jauh dari Tuhan. Padahal Dialah yang selama ini mengisi cahaya dihatimu agar kamu tidak tergelapi. Kalau larangan Tuhan saja sudah berani kau terjang, lantas larangan macam apalagi yang bisa mengetuk kerasnya hatimu? Cepatlah kembali sobat.

2. Menyebabkan Prestasi Menurun

Pacaran Menyebabkan Prestasi Menurun

Mungkin dampak ini akan terjadi pada kaum muda yang lupa akan tugas utamanya, belajar. Ini terjadi jika dia lebih memayoritaskan pacaran daripada belajar. Yang dulunya juara kelas kini jadi pelanggan remidi. Bahkan ada yang gara-gara pacaran jadi mahasiswa abadi. Pacaran menyebabkan hilangnya kesempatan belajar yang berkualitas.

Waktu belajarmu jadi keganggu, belajar nggak fokus, deg-degan cemas terus, ingat dia terus, dikit-dikit buka Fb, dikit-dikit ngecek WA. Runyam kan. Fokus untuk menggapai cita dan asa jadi kabur kena banned doi. Kamupun bakal kehilangan kesempatan untuk mengembang biakkan prestasi dan bakat lainnya.

3. Menyempitkan Pergaulan

Dalam pasal pacaran terdapat peraturan untuk standby peduli terhadap pasangan. Padahal, fokus kehidupan nggak cuma kesitu aja. Resiko pacaran tuh bisa ngerusak hubungan dengan sesama. Pergaulan nggak berkembang. Relasi persahabatan jadi renggang. Bimbang deh bambaang..

Pacar tuh nggak suka liat kamu lirik sana-sini bicara ini itu sama orang lain apalagi lawan jenis. So, temanmu bakal itu-itu aja. Otomatis kamu cuma punya sedikit teman. Pacaran tuh ngiket hidupmu banget tau nggak sih. Kamu suka hidupmu sempit?

4. Merenggangkan Hubungan dengan Orang Tua

Merenggangnya HUbungan Dengan Orang Tua

Begini nih kalau pacar terlanjur nyungsep di kehidupanmu. Tanpa disadari kamu udah buat draft selisih paham dengan ortu. Kedekatan jadi renggang, komunikasi jadi jarang. Itu artinya, kedekatanmu dengan orang tuamu direnggangkan oleh sipacar secara diem-diem tanpa sepengetahuanmu. Allamaak gawat darurat ini

5. Menarik Melakukan Hubungan Terlarang

Menarik Melakukan Hubungan Terlarang

Pacaran adalah salah satu media penyalur seseorang untuk melakukan hubungan badan. Berawal dari mulai terlalu dekat hingga akhirnya terbuka akan hal yang negatif. Karena nggak bisa nyetirin hawa nafsu, terjerumuslah ke jurang terlarang itu. Pacaran anak jaman sekarang sangat parah gaess.

Hubungan badan adalah sesuatu yang sangat mempesona dikalangan anak muda. Mereka yang bisa ngendaliin hawa nafsu birahi, akan digiring ar meniduri pacarnya. Keadaan ini akan terus terjadi berulang-ulang selama mereka masih bersama.

Akhirnya, si cewek hamil di luar nikah. Siapakah pemuda yang bisa ngejamin hubungan badan yang tanpa meninggalkan benih kehidupan? Keadaan ini bisa saja terjadi sebab namanya juga manusia “Sepandai
Sepandai-pandainya tupai melompat pastilah jatuh juga“. Resiko hamil muda sangat menyakiti hati semua orang. Apalagi hati orang tuamu sobat.

6. Mengajak Untuk Kawin Lari

Mengajak Kawin Lari

Entah apa sih yang dipikirin muda-mudi yang melakukan aksi kawin lari. Mungkin mereka terinspirasi oleh kisah “Romeo & Juliet” yang romantis itu. Padahal mereka nggak menyadari endingnya, bahwa kisah itu berpungkas pada kematian keduanya. Artinya, segala sesuatu yang nggak disetujuin sama orang tua sebaiknya nggak usah di lanjutin deh.

7. Menjadikan Stres Karena Dihinggapi Banyak Masalah

Menjadi Stres Karena Dihinggapi Banyak Masalah

Pacaran nggak akan selalu dipenuhi dengan kesenangan seperti dalam sinetron. Akan ada masanya pacaran akan menghadapi masalah. Misal simpelnya cemburu yang meletup-letup. Ya kalau bisa di lewati dengan kepala dingin sih oke. Jika enggak, kan malah nyebabin bad mood, depresi, bahkan bisa jadi stres berkepanjangan. Pikiran udah sempit, disuruh mikir yang berbelit-belit.

Pacaran itu indah, apalagi kalau udah mulai merangkak ke yang namanya pegangan tangan, lalu pelukan lantas dielus-elus, eh akhirnya ciuman dan ujung-ujungnya buka-bukaan sampai gitu-gituan. Sadarilah bahwa pacaran itu syarat dengan hawa nafsu. Berduaan dengan pacar sama artinya manas-manasin libido. Ujung-ujungnya kebakar nafsu karena tiupan angin sepoi-sepoi yang meningkatkan syahwat.

8. Mengurangi Kebebasan Pribadi

Pacaran Mengurangi Kebebasan Pribadi

Ini akan terjadi jika pacar anda adalah orang yang suka ngekang secara berlebihan. Kamu dan dia pasti pengen berduaan terus, ketemuan terus, makan bareng lah jalan bareng lah, dan hal-hal yang cuma ngehabisin waktu untuk hal yang nggak jelas. Setiap hari pasti aja ada alasan buat chatting-an. Entah nanya si doi udah makan belum, lagi ngapain dan lain-lain.

Pengalaman dan wawasanmu tidak berkembang karena cuma bergaul dengan orang itu-itu aja (pacar), mau jalan kemana-mana juga barengnya itu-itu aja (pacar). Kalau begini terus-terusan, bagaimana ilmu sosialmu bisa berkembang ferguso? Pacaran jaman sekarang ngeri bro.

9. Pacaran Melatih Kemunafikan

Pacaran Melatih Kemunafikan

Mungkin dalam hubungan pacaran, yang namanya boong terhadap pacar adalah hal yang lumrah terjadi berulang-ulang. Seperti misalnya saat jalan bareng wanita lain, eh yang dilaporin lagi nganter ibu belanja agar pacar nggak marah. Biasanya untuk mendapatkan perhatian pacar, jalan apapun ditempuh, termasuk boong, memakai topeng, bermuka dua. Udah deh ngaku aja.

Kita seperti mengiklankan apa yang tidak ada dalam diri kita. Sehingga andaikan hubungan itu berlanjut ke tahap pernikahan, pasangan kita akan terkejut dengan diri kita yang sebenarnya. Iya pas pacaran sering bilang rutin sholat dhuha, pas udah jadi pasangan suami istri kebongkar deh belangnya.

10. Menjadikan Hidup Boros Materi

Menjadikan Hidup Boros Materi

Pacaran bikin makin boros pake uang. Keadaan seperti ini biasanya terjadi pada pihak cowok yang kemana-mana sering bayarin ceweknya. Padahal juga pake duit orang tua, dibawa foya-foya pulak dengan pacar, absurd kan. Hidup begini apanya yang bisa dibanggain cobak??

Kamu cuma ngehabisin uang untuk hal yang nggak perlu. Coba deh dipikir, buat sekali jalan sama pacar kamu ngeluarin berapa rupiah? Nggak cukup kan kalo cuma gopek? Terutama cowok, nggak mungkin banget kalau jalan nggak traktir ceweknya. Padahal uang itu hasil ngibulin orangtua. Atau kalo nggak ya gaji selama sebulan. Langsung raib di mall. Heaheahea.

Pacaran tanpa pergi nonton, makan atau shoping adalah sesuatu yang garing. Rasanya tuh janggal jika ada seorang cowok nggak pernah ngajak wanitanya makan keluar atau nonton film di bioskop. Biasanya, pria yang nggak pernah ngajakin ceweknya keluar akan distempel sebagai cowok pelit. Padahal arti dari semua kencan adalah: pengeluaran yang lebih banyak dari biasanya.

Pemborosan nggak cuma dialami oleh kaum pria. Pihak wanita juga ngehabisin banyak uang buat beli make-up, baju dan perawatan diri lainnya. Intinya, pacaran butuh biaya ekstra. Karena, biaya yang dibutuhkan untuk dua orang jelas lebih banyak dari yang dibutuhkan untuk seorang saja.

11. Menumbuhkan Sikap Ketergantungan Sosial

Menumbuhkan Sikap Ketergantungan Sosial

Namanya juga pacaran, pasti kena candu. Pengen ketemuan lagi, jalan lagi, ngedate lagi, curhat lagi. Pas putus aja pasti ogah banget tuh buat jomblo lagi. Hasratnya juga harus yang baru lagi. Mulai lagi deh dari awal. Siklus semacam itu menyebabkan psikis dan mentalmu terlalu bergantung sama dia. Apa-apa maunya bareng dia, mau kemana-mana harus sama dia, pokoknya gak boleh jauh-jauh dari doi. Bayi banget kan.

12. Pacaran Menumbuhkan Percekcokan

Pacarkan Menumbuhkan Percekcokan

Hal kayak begini nih kerap terjadi pada kaum remaja. Bahkan di sosmed sering juga kita nemuin pertengkaran yang kisruh cuma sebab rebutan gebetan. Sering pula terjadi persahabatan yang rusak akibat sahabat yang berkhianat nyelingkuhin pacar teman sendiri. Bila dalam jalinan pacaran nggak sesuai dengan yang kita harapkan, dan kebetulan ada orang lain yang memberikan apa yang nggak bisa kita beriin ke pacar, selingkuh akan menjadi alternatifnya. Kalau udah ketahuan, ambar segalanya.

13. Menyebabkan Nekat Menghilangkan Nyawa

Pacaran Sebabkan Kenekatan Menghilangkan Nyawa

Dampak paling ngeri dari pacaran adalah pembunuhan. Bahkan bisa triple pembunuhan. Pertama, ketika berzina, berarti menumpahkan cairan asal kehidupan bukan pada tempatnya. Kedua, ketika tidak ada jalan lain untuk menutupi malu dan menghilangkan jejak, akhirnya si pacar dibunuh. Ketiga, karena pusing diusut pihak berwajib dan keluarga korban, akhirnya bunuh diri. Huh atut.

14. Menjadikan Suka Berangan-angan

Pacaran Menjadikan Suka Berangan-angan

Berandai-andai adalah hal yang sebenernya dilarang karena dapat membuat kita nggak bisa syukur dan menyalahi takdir. Sehingga berpotensi jadiin kita iri dengan orang lain, iri karena nggak punya anu ini, atau anu lainnya. Apa yang dilakukan saat pacaran bisa ngebuat kita berandai-andai. Dan kadang di situ tuh pikiran negatif akan bermunculan, karena setan itu canggih. Bisa ngegoda mesin pikiran manusia.

15. Pacaran Cuma Menguras Emosi

Pacaran Menguras Emosi

Pacaran memang berjuta rasanya. Dalam hubungan ini kamu akan ngerasain gimana indahnya dunia jika seseorang selalu bersedia menemani kita dalam berbagai situasi. Khususnya bagi wanita, pacaran juga berarti punya seseorang yang bisa ngelindungin dan menemani dirinya di saat-saat sulit.

Namun, perasaan-perasaan indah tersebut datang sepaket dengan perasaan-perasaan nggak enak: kecemburuan, resah, was-was, kesal, gelisah dan cemas sering kali menghiasi hari-hari orang-orang yang pacaran. Perasaan ini biasanya dateng dan berlarut-larut ngebuat seseorang jadi susah untuk berkonsentrasi pada pelajaran atau pekerjaannya. Nguras banget kan.

16. Menumbuhkan Hubungan Tanpa Kepastian

Menumbuhkan Hubungan Tanpa Kepastian

Meski hubungan pacaran adalah hubungan yang menurut anak muda “sah”, namun hubungan ini nggak cukup kuat buat ngiket apapun. Kamu dan dia bukan suami istri yang bisa sepenuhnya memasuki hidup satu sama lain. Nggak ada yang bisa mastiin gimana sebuah hubungan pacaran akan berakhir. Di pelaminan atau berakhir dengan luka lara.

Kita tentu udah pernah denger kisah dari temen yang pacaran bertahun-tahun. Lalu kandas sebab cek-cok yang ujung-ujungnya ngerusak hubungan. Itu menandakan bahwa hubungan pacaran sebenernya adalah hubungan yang sifatnya rentan, dimana kita seringkali mempertaruhkan hati pada sesuatu yang nggak pasti.

17. Pacaran Hanya Menyita Waktu

Pacaran Menyita Waktu

Memutuskan untuk punya pacar, berarti kamu memutuskan buat ngebagi waktu untuk pasangan. Kamu kudu nyediain waktu khusus buat hubungan itu. Jika waktumu sempit, maka akan berujung salah paham. Misalnya begini nih, suatu waktu kamu lupa ngabarin posisimu ke dia, maka bisa jadi dia naruh curiga dan cemburu. Kamu juga harus bisa ngurangin waktu bergaulmu dengan temen-temenmu. Karena ada seseorang yang harus lebih kamu prioritasin.

18. Melahirkan Banyak Aturan

Melahirkan Banyak Aturan

Punya pacar yang pengertian tuh impian banget. Namun, harus diakui bahwa mencari orang yang pengertian tuh nggak gampang. Sulitnya minta ampun. Karena pada dasarnya, manusia tuh egonya tinggi dan nggak semua orang punya daya buat ngontrol.

Seorang pacar biasanya akan cenderung pengen ngerubah apa yang nggak dia suka dari kita. Mulai dari cara kita berpakaian, cara kita makan, cara kita berekspresi, cara kita ngomong ke oranglain, sampai siapa aja yang boleh ada dalam pergaulan kita. Menjengkelkan bukan.

19. Menuntut Ingat Banyak Hal

Menuntut Ingat Banyak Hal

Jika kamu adalah tipe orang yang gampang lupa, maka pacaran adalah sesuatu yang penuh teror bagimu. Sebab pacaran bakal menuntutmu untuk mengingat hal macem-macem. Mulai dari tanggal jadian, anniversary, jam kencan, kapan harus jemput, kapan ngingetin makan, kapan nanyain sholat, kapan harus menelpon dan sebagainya, rewel sekali.

Meski lupa adalah tabiat manusia yang nggak bisa dielakkan, para pacar biasanya nggak ngeberi toleransi atas kelupaan itu. Kita akan disuguhi muka masam setiap janji atau peristiwa yang kita rencanakan terlupakan. Huh merepotkan sekali.

20. Membuat Lupa Diri

Membuat Lupa Diri

Kadang, saking semangatnya jadi orang yang disenangi oleh kekasih, berangsur-angsur dirimu malah melupakan diri sendiri. Seorang pria akan meninggalkan komunitas bandnya karena sang pacar tidak suka dengan kegiatan komunitas tersebut yang pasti bakal ditonton cewek-cewek cantik. Atau seorang cewek yang terpaksa membatasi kegiatannya di luar ruangan karena pacarnya tidak suka kalau kulitnya jadi gelap sedikit saja.

Pertimbangan Penepis Pacaran

Pertimbangan Penepis Pacaran

  1. Daripada ngiket diri sama pacar, mending ikatkan dirimu sama Tuhan.
  2. Daripada ngehabisin waktu buat pacaran, mending habisin waktu untuk menambah iman.
  3. Daripada bergantung sama pacar, mending bergantung sama Tuhan dan orang tua.
  4. Daripada nyenengin pacar, lebih baik nyenengin orang tua agar hidupmu diberkati dan dilancarkan rizkinya.
  5. Daripada ngertiin pacar yang entah berantah, lebih baik ngertiin kebutuhan orang tua agar mereka bahagia selama sisa hidupnya.
  6. Daripada jadi budak pacar, lebih baik dirumah bantuin orang tua ngerjain ini itu.
  7. Daripada sibuk cari-cari pacar, lebih baik menjalin hubungan sebaik mungkin dengan banyak orang sekalian tuh ngebangun jaringan relasi bisnis.
  8. Daripada keburu-buru punya pacar, lebih baik sabar dulu dan tetap kuat ngendaliin hawa nafsu.
  9. Daripada hidup bermasalah karena pacar tidak cocok sana-sini, lebih baik bersahabat sama teman lain yang bisa ciptain happy bareng.
  10. Daripada pacaran sama manusia mending pacaran sama pelajaran biar makin pinter dan berprestasi.
  11. Daripada kejebak dalam fatamorgana pacaran mending berusaha belajar agar lebih siap ngehadapi ujian.
  12. Daripada habis-habisin duit buat pacar, lebih baik ditabung buat keperluan beli mahar.

Sekian, semoga bisa menjadi motto hidup yang bermanfaat..

Ulum Pemuda kampung berbasis Pesantren Salaf

Teori Kebahagiaan

Ulum
4 min read

Motto Hidup

Ulum
3 min read

4 Replies to “Pacaran dan Beberapa Upacaranya”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *