Maulid Nabi

Cover Maulid Nabi

Maulid Nabi – merupakan momentum bagi kaum muslimin yang terdapat pada bulan Rabiul Awal. Momen ini sangat berarti bagi seluruh kaum muslimin. Hampir merata di seluruh wilayah di Bumi Pertiwi Indonesia, digelar acara perayaannya. Anda ditunjuk Memberikan Pidato singkat? belum punya konsep teksnya? jangan khawatir. Dibawah ini kami cantumkan contoh pidato singkat tentang Perayaan Maulid Nabi.

Maulid Nabi Agung Nabi Muhammad SAW

Maulid Nabi Agung Muhammad SAW

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

Kaum muslimin dan muslimat yang kami hormati.

Mari bersama-sama kita menghaturkan rasa syukur kehadirat Allah Swt. Karena pada kesempatan kali ini kita masih diberikan Rahmat oleh Allah untuk berkumpul di tempat ini tanpa suatu halangan apapun. Mudah-mudahan pertemuan kita ini menghasilkan keberkahan dan kebaikan dunia akhirat.

Selanjutnya shalawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan kepangkuan Nabi besar, Nabi Muhammad SAW. Karena sebab melalui beliau, kita bisa merasakan indahnya islam yang penuh dengan belas kasih, penuh dengan kedamaian dan jauh dari radikalisme.

Pada perjumpaan kali ini, kita berkumpul semata-mata untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Semoga perkumpulan ini mendapatkan curahan berkah yang berlimpah-limpah. Bulan Rabiul Awal adalah bulan yang istimewa. Karena di bulan Rabi’ul awal terdapat sebuah peristiwa dahsyat dan agung. Yaitu lahirnya Nabi kita Muhammad SAW.

Tujuan Umum Peringatan Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Hadirin yang dimuliakan Allah.
Nabi junjungan kita Muhammad Saw, terlahir dalam keadaan yatim. Karena kurang lebih tujuh bulan sebelumnya Ayahnya telah wafat yaitu Sayyid Abdullah. Ibunya bernama Sayyidati Aminah waktu itu tinggal dengan kakek Nabi, Abdul Mutholib.

Meski dalam keadaan demikian, beliau sangat tegar dalam menghadapi alur kehidupan beliau. Mari kita simak kisah hidup manusia suci pembawa rahmat ini. Semoga tujuan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW. ini mampu kita panen semaksimal mungkin.

Meneladani Akhlak Mulia Baginda Nabi Melalui Sejarah Hidup Beliau

Allah berfirman di dalam surah Al-Ahzab ayat 21 yang berbunyi :

لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِر وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

Artinya : “Sesungguhnya pada diri Rasulullah (Nabi Muhammad SAW) terdapat panutan akhlak mulia bagi kalian. Yakni bagi orang-orang yang mengharapkan (rahmat) Allah dan (kebaikan) di hari akhir. Dan orang-orang yang banyak mengingat Allah SWT.” (QS. Al-Ahzab: 21)

Dengan peringatan kelahiran Rasulullah Saw. ini dapat menyegarkan kembali ingatan kita tentang kehidupan Rasulullah Saw. dan perjuangannya dalam menegakkan agama Islam. Dalam momentum peringatan maulid Nabi Muhammad Saw. marilah kita menghayati perilaku hidup Rasulullah, yang selanjutnya, kita jadikan acuan dalam menjalani aktivitas kita sehari-hari demi meraih ridho Allah.

Membumikan Rasa Cinta Kepada Baginda Muhammad SAW

Hadirin yang Berbahagia.

Allah telah menempatkan Nabi Muhammad SAW. lebih utama dari kita, sebagaimana firman Allah dalam surah Al Ahzab ayat 6 :

النَّبِيُّ أَوْلَىٰ بِالْمُؤْمِنِينَ مِنْ أَنفُسِهِمْ

Artinya: “Nabi itu lebih utama bagi orang-orang mukminin dari diri mereka sendiri.” (Q.S Al-Ahzab: 6)

Karena itu, kita harus cepat-cepat menyatakan kecintaan kita kepada Rasulullah Saw. dengan volume cinta melebihi rasa cinta kepada kita sendiri. Beliaulah yang memberikan petunjuk kepada kita akan kebenaran, sementara kita selalu cenderung untuk mengikuti hawa nafsu, sedangkan hawa nafsu itu selalu mengajak kita kepada kejahatan.

Memanjatkan rasa syukur

Kaum Muslimin yang Dikasihi Allah.

Peringatan maulid nabi juga sebagai salah satu bentuk rasa syukur. karena pada hari ini kita mampu merasakan cahaya hidayah yang telah menembus kegelapan jahiliyyah. Bila dibandingkan dengan peradaban dunia sebelum beliau diutus sebagai Nabi dan Rasul, terdapat 3 revolusi yang sangat penting, yaitu :

  1. Perubahan di bidang akidah
    Sebelum Nabi Muhammad Saw. diutus sebagai Nabi dan Rasul, keadaan manusia saat itu adalah penyembah berhala dan perkara yang dianggap memiliki kelebihan dan kekuatan. Kedatangan Nabi Muhammad Saw. mampu menghancurkan kepercayaan itu dan menyadarkan manusia bahwa patung-patung tersebut hanyalah benda mati yang tidak bisa memberikan kemanfaatan sedikitpun. Hanya Allahlah yang menciptakan dan memelihara jagad raya seisinya.
  2. Perubahan di bidang sosial
    Pada zaman jahiliah terjadi ketidakadilan di dalam masyarakat. Pada saat itu sangat menonjol sekali perbedaan ras, perbedaan kelas, yakni kelas majikan atau tuan dan kelas budak. Kemudian Rasulullah Saw. datang dan mengubah segala ketidakadilan tersebut. Beliau berdakwah kepada mereka bahwa manusia tidak ada bedanya antara satu sama lain, manusia mempunyai kedudukan yang sama dihadapan Allah Swt. jika ada perbedaan, maka hal itu hanya diukur dari tingkat ketakwaan seseorang kepada Allah Swt.
  3. Perubahan di bidang kenegaraan dan politik
    Pada masa jahiliyyah sangat sulit mencari kebenaran dan keadilan. Segala ketentuan hukum tidak didasarkan pada kebenaran, melainkan didasarkan pada kekuatan dan kekuasaan. Yang kuat akan menindas yang lemah. Begitu Rasulullah Saw. datang, maka semua itu dirubah total dengan sistem keadilan dan kebersamaan. Segala perundang-undangan harus bersumber kepada Al-Quran. Adapun yang belum ditentukan dalam wahyu Allah, maka ditentukan dengan cara musyawarah bersama.

Hikmah Maulid Nabi Untuk Manusia Sejagad

Para Hadirin yang dimuliakan Allah.

Beliau lahir kedunia ini membawa serta rahmat, yakni agama islam. Sehingga gelap gulita peradaban alam jahiliyah sirna menjadi alam terang benderang penuh cahaya. Sehingga kini, kita mampu membedakan mana perkara haq mana perkara bathil. Kita bisa membayangkan bagaimana kekacauan masa sebelum kelahiran Nabi saw.

Sebelum beliau lahir, keadaan bumi tentunya sangat kacau balau tak terkontrol. Sistem peradaban umat dalam keadaan rusak, wanita diperbudak oleh lelaki, tradisi jahiliyah menjalar secara sporadis, yang budak makin tambah budak, yang kaya kian tambah kaya, begitulah ringkas visualnya.

Kaum muslimin dan muslimat yang saya hormati.

Setelah adanya konsep-konsep islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW, maka isi tatanan jahiliyah berangsur-angsur sirna tak berbekas. Adat jahiliyyah musnah dengan total menjadi adat islami. Sehingga atmosfer keadaan menjadi teduh tentram.

Keadaan yang dulunya saling menindas, kini saling bantu membantu antara satu dengan yang lainnya. Menurut data sejarah, Nabi Muhammad SAW dilahirkan oleh ibunda beliau Siti Aminah pada tanggal 12 Rabi’ul Awwal tahun Gajah. Atau bertepatan pada tanggal 20 April tahun 571 Masehi.

Kenapa dinamakan tahun gajah? Dinamai tahun gajah karena hari dimana kelahiran Nabi SAW, banyak tentara bertunggangan gajah. Mereka membawa misi hendak menghancurkan Ka’bah. Pasukan tersebut dipimpin oleh gubernur Yaman yang bernama Abrahah. Akan tetapi, tujuan jahat itu sama sekali tidak menuai kesuksesan. Karena pasukan bergajah tersebut luluh lantak kocar-kacir sebab dihujani kerikil neraka yang dijatuhkan oleh sekawanan burung Ababil.

Pesan yang Tersirat dari peringatan Maulid Nabi Baginda Muhammad SAW

Bagi kita orang-orang Islam, yang perlu direnungi dalam memperingati peristiwa ini adalah bagaimana caranya bisa mencontoh perilaku Nabi SAW. Budi pekerti beliau yang sangat mulia, sekaligus menjadi panutan untuk orang-orang yang menginginkan bertemu denganNya.

Demikian sambutan kami, bila terdapat kata-kata yang kurang berkenan dalam hati kami meminta maaf yang sebesar-besarnya. Mudah-mudahan yang saya sampaikan tadi membawa manfaat.

Ihdinash shiraathal mustaqiim.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

Itulah contoh naskah dalam momentum menyambut perayaan maulid Nabi Muhammad SAW. Semoga memberikan nilai kemanfaatan. Terima kasih atas kunjungannya. Simak uraian pembahasan lain dalam website kami, Sepatumerah.net. Kami menyediakan berbagai macam uraian-uraian positif yang bisa di jadikan rujukan.

Tinggalkan Balasan