Ulum Pemuda kampung berbasis Pesantren Salaf

Ketampanan Nabi Yusuf

1 min read

Ketampanan Nabi Yusuf

Ketampanan Nabi Yusuf dan Kesempurnaan Parasnya

“Ketika perempuan-perempuan itu melihatnya, mereka terpesona kepada (ketampanan)nya.” Yakni, mereka terbelalak, terpana, dan terkesima dengan ketampanan Yusuf. Mereka tidak mengira ada manusia yang memiliki ketampanan seperti itu. Mereka terkagum-kagum dibuatnya, hingga tidak menyadari apa yang mereka lakukan. Mereka menggores tangan mereka sendiri dengan pisau-pisau yang ada di tangan mereka. Bahkan mereka sedikitpun tidak merasakan sakit dengan luka goresannya. Seraya berkata, “Maha Sempurna Allah, ini bukanlah manusia. Ini benar benar malaikat yang mulia.”

“Dia (istri Al-Aziz) berkata, “Itulah orangnya yang menyebabkan kamu mencela aku karena (aku tertarik) kepadanya.” Kemudian istri tuan Aziz juga memuji ketabahan Yusuf dan keimanannya. Dia (istri Al-Aziz) mengucapkan, “Sungguh, aku telah menggodanya agar dirinya tunduk padaku, tetapi dia menolak. Dia sama sekali tidak tergoda dan tidak terpengaruh dengan rayuan yang aku lancarkan. Dan Jika dia tidak melakukan apa yang aku perintahkan kepadanya, niscaya dia akan dipenjarakan, dan dia akan menjadi orang yang hina.”

Pada hadits tentang Isra’ Mi’raj dikisahkan, “Ketika aku bertemu dengan Yusuf, ternyata ia memiliki separo dari kerupawanan.”[1]

Beberapa Pendapat Mengenai Ketampanan Nabi Yusuf

As-Suhaili dan ulama lain mengatakan, makna dari separo kerupawanan pada hadits ini adalah separo kerupawanan Nabi Adam. Karena Adam telah diciptakan oleh Allah langsung melalui tangan-Nya, dan dihembuskan Roh ciptaan-Nya juga secara langsung. Maka tidak aneh jika Adam memiliki kerupawanan yang sangat luar biasa. Sementara Yusuf memiliki separo dari kerupawanan itu. Tidak ada manusia lain yang dapat menyaingi kerupawanan mereka. Begitu juga halnya dengan kaum wanita, di mana tidak seorang wanita pun yang dapat menyaingi kecantikan siti Hawa dan Sarah, istri Nabi Ibrahim.

“Paras Nabi Yusuf itu laksana kilauan sesuatu yang berkilat. Apabila ada seorang wanita yang datang kepadanya untuk suatu keperluan, maka Yusuf segera menutupi wajahnya agar wanita itu tidak terpana.” Jelas Ibnu Mas’ud.

Ulama lain mengatakan, “Biasanya wajah Yusuf memang ditutupi dengan ujung penutup kepala (seperti yang dikenakan di kepala orang-orang Arab). Hal ini agar wajahnya tidak terlihat oleh orang lain. Kerupawanannya itulah yang menjadi alasan istri tuan Aziz berbuat seperti itu. Karena wanita manapun yang melihat wajahnya pasti akan terpikat. Dan itu telah dibuktikan oleh istri tuan Aziz sendiri ketika ia mengundang para wanita kerajaan. Hingga akhirnya para wanita itu tanpa sadar telah menggores tangan mereka sendiri, karena terpukau dengan ketampanan dan kerupawanan yang dimiliki oleh Nabi Yusuf.”

Doa Nabi Yusuf

Para wanita yang ada di ruangan itu semuanya mendorong Yusuf untuk taat dan melaksanakan apa yang diinginkan oleh majikan wanitanya. Namun Yusuf tetap menolak dan tidak merasa khawatir akan ancaman mereka. Lalu ia berdoa kepada Tuhannya, “Wahai Tuhanku! Penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka. Jika aku tidak Engkau hindarkan dari tipu daya mereka, niscaya aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka) dan tentu aku termasuk orang yang bodoh. Apabila Engkau biarkan aku dalam keadaan seperti ini, maka aku mungkin tidak kuat untuk menahan diri karena aku adalah makhluk yang lemah. Aku sama sekali tidak dapat memberikan manfaat atau mudharat kepada diriku sendiri kecuali atas kehendak-Mu. Aku adalah orang yang lemah kecuali Engkau memberikan aku kekuatan, menjagaku, memelihara diriku, dan merangkulku dengan kekuatan-Mu.”

Cerita mengenai Ketampanan Nabi Yusuf ini dikutip dari sumber terpercaya dan bisa dipertanggung jawabkan kevalidannya. Silahkan Kunjungi Sepatumerah.net untuk mendapatkan pengetahuan sejarah Para Nabi yang mungkin belum anda ketahui secara mendalam.

Footnote

[1]HR. Muslim, Bab Iman, Bagian Kisah Isra Mi ‘raj

Ulum Pemuda kampung berbasis Pesantren Salaf

Kisah Nabi Adam

Ulum
7 min read

Keistimewaan Nabi Sulaiman

Ulum
1 min read

Yusuf Dimasukkan Sumur

Ulum
4 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *