Ulum Pemuda kampung berbasis Pesantren Salaf

Cerita Cinta

3 min read

Cover Cerita Cinta

Cerita cinta adalah kompilasi subtopik kisah yang terkemas dari peristiwa-peristiwa kehidupan. Sebab cinta, banyak orang rela mengerjakan sesuatu yang bahkan diluar kemampuannya. Mengasuh cinta membutuhkan perjuangan dan pengorbanan yang ekstra. Bagi sebagian orang, cinta mampu membutakan fungsi indra.

Cerita yang saya haturkan ini adalah ungkapan fakta yang hendak kusampaikan kepada seseorang, wanita yang akan kuseriusi untuk kupinang. Wanita yang tak hanya memiliki paras jelita saja. Dia memiliki karakter yang sebegitu membuat sukmaku adem. Wahai wanita yang ku elu-elukan, tenggelamlah dalam buai cintaku.

Cerita Cinta Episode Putus Asa Mengais Cintamu

Cerita Cinta Putus Asa

Ini tentangku yang sudah lama menjadi pengagum rahasiamu. Terhitung sejak pertama kali kita bertemu, aku sudah bingung bagaimana cara untuk membuat diriku bisa tenang setiap kali berpapasan denganmu. Aku yang sering curi-curi pandang saat bertemu denganmu, inikah yang disebut dengan jatuh cinta? Atau mungkin diriku saja yang terlalu ragu untuk bisa mengakui perasaan ini.

Ini tentangmu yang bisa membuat semua orang menjadi tenang hanya dengan menatap parasmu. Lakumu yang menyejukkan, juga candamu yang menyenangkan, kadang-kadang membuatku berkhayal apakah bisa aku menjadi salah satu leluconmu. Atau barangkali kamu bisa menjadikanku sebagai cerita yang menarik untuk didengarkan.

Ini tentang kita yang tak pernah bisa menjadi kalimat yang saling melengkapi. Atau kamu yang tak pernah bisa menjadi imbuhan yang menyambungkan kata menjadi kita. Ini tentang kita yang tak akan pernah menjadi kita. aku tak tahu akan ada berapa mahkota yang bakal berpupusan.

Rasanya sulit menjelaskan kisah kita. Kau yang tak pernah tahu perasaanku. Dan aku yang tak pernah bisa mencoba jujur kepadamu. Semesta seakan tahu bahwa aku hanya bisa mengagumimu. Langit mengejekku, bilang bahwa aku terlanjur ragu tentang rasaku.

Inilah rasanya mencintai tanpa bisa memiliki. Inilah rasanya mengagumi tanpa bisa mengakui. Inilah rasanya jatuh cinta tanpa ada balas dan juga bekas sebab kadung malas dan berharap cemas. inilah cerita cinta yang entah apakah menemui khatam yang happy ending.

Cerita Cinta Episode Harapan-harapan Semu

Cerita Cinta Semu

Ini tentang ragaku yang diam-diam ingin memelukmu saat semesta sunyi dari bisingnya kendaraan. Kau yang tak habis dimakan rindu, sebab memang sinarmu tak terbenam bersama senja waktu. Purnama bersabda bahwa cahayamu menjadi penghangat raga-raga yang terjerembab dalam kegelisahan.

Rintik hujan di malam hari ingin kujadikan alasan untuk tetap mengingatmu dikala ragu menusuk pikiran. Jemari kaki yang ingin hangat dengan perapian di kala gelap dengan bara api yang menenangkan jiwa yang sedang dilanda ketidakpastian.

Jangan takut, sebab aku akan selalu ada disisimu yang sering lupa dikala mentari fajar terbit. Kau yang hangat di angan dan hilang bersama angin. Bersama kita melebur bersama butiran debu yang menelisik hidung yang terkadung rindu. Adalah aku yang selalu menunggu kedatanganmu di perapian yang sebentar lagi habis baranya.

Kalau suatu saat kau mengingatku, pastikan aku bukan orang yang meminjam uang untuk membayar pesananmu di restoran cepat saji. Ingatlah aku disaat kau butuh telinga untuk berkeluh kesah tanpa selaan. Ingatlah aku dikala jiwamu ingin hancur seperti kaca pecah tapi tetap ingin utuh kembali seperti sedia kala.

Ragamu adalah kumpulan syair keindahan bumi yang menjelma menjadi manusia. Senyumanmu adalah pelepas dahaga ditengah terik panas yang menerpa. Sedang aku disini, adalah pemulung yang menunggu sisa-sisa keindahanmu. Menikmatimu dari jauh sebab aku yang belum pantas untuk menyentuhmu secara langsung.

Cerita Cinta Episode Keadaan Kepayang Oleh Candumu

Cerita Cinta Mabuk Kepayang

Cerita cinta ini adalah kisah tentang aku yang menanam rindu bersama benih-benih harapan. Tentang aku yang menunggu kisah berikutnya dalam desis kabar yang menjadi dempur impian. Tentang aku yang menyibak malu bersama derasnya rasa takut yang menerpa dikala hujan.

Tentang aku yang melawan ragu ditengah badai kekhawatiran yang menggema. Tentang aku yang berjuang menghadapi sakit yang tak dirasakan raga yang nestapa. Tentang aku yang mengagumi rintik hujan yang turun membawa kedamaian. Juga tentang senyum yang mengobati perihal sakit yang hinggap di sanubari terdalam.

Tentang aku yang berdoa di sela-sela keinginan yang menghujam tajam bersama keyakinan. Tentang aku yang bersabar bersama luasnya samudera ketenangan. Tentang aku yang menabur harap di atas langit yang begitu hampa tanpa jaringan. Tentang aku yang menikmati sejuknya embun cinta yang menyegarkan.

Tentang aku yang membuang kecewa ditengah sesaknya dada. Tentangku yang ingin menyemai bahagia meski takdir tak pernah bisa disangka. Tentang aku yang rindu oleh banyak hal yang tertinggal di rumah sukacita. Tentang aku yang marah oleh keegoisan yang merasuki jiwa.

Tentang aku yang jatuh cinta oleh keindahan paras jelitamu yang diberikan Tuhan. Tentang aku yang bersyukur oleh nikmat Tuhan yang bersemai secara menakjubkan. Tentang aku yang berjuang bersama rasa lelah yang tak mau tumbang oleh serbu kesibukan. Tentang aku yang mengagumi rintik hujan yang turun bersama kesedihan.

Tentang aku yang kecewa karena memupuk harapan yang tinggi. Tentang aku yang bersabar menunggu kepastian yang tak kunjung dikabarkan. Tentang aku yang tak bisa menangis karena air mata yang telah habis bercucuran. Tentang aku yang mengumpulkan kenangan dengan rasa penyesalan.

Tentang aku yang tak pernah mencapai khatam oleh permasalahan yang terus menghinggapi. Tentang aku yang baru memahami, bahwa hidup adalah pembatas antara lahir dan mati. Tentang aku yang baru mengenal, bahwa hakikat hidup adalah mempersiapkan mati. Tentang aku, yang tak pernah merasakan matinya cinta mati.

Ungkapan Terima Kasihku Untukmu

Ucapan Terimakasihku

Kau yang suka berbaik hati melemparkan senyuman di sela gerakmu. Mungkin bagimu itu hal biasa. Tapi tahukah apa yang kurasakan saat itu? Rasanya jantungku ingin meledak, sukmaku tak berdaya mencerna realita, serta hatiku rasanya benar benar dalam kondisi yang tak bisa dikendalikan. Kau merasa biasa, akulah yang merasa jadi gila.

Terimakasih telah memberi warna di hari-hari dalam setiap ruas jengkal hidupku. Pagiku jadi lebih berarti dan punya harapan yang dituju. Meski kutahu, nanti ragamu belum tentu menjadi milikku. Langit yang kutatap tak lagi hampa, sebab ada pelangi yang indah, meski tak bisa kujamah. Auramu tertanam romantis di ladang hatiku.

Aku sadar mengagumimu adalah cara yang paling bisa kujangkau untuk saat ini. Sebab lidahku selalu kelu ketika menatap sorot matamu. Kadangkala aku bisa merasa sedih tatkala melihatmu murung, sesuatu yang jarang kutemukan dari wajahmu.

Begitulah nasibku yang hanya bisa mengagumimu dari jauh. Kau nampak seperti oase yang begitu sejuk ditengah padang kepalsuan dan pencitraan manusia yang haus pengakuan. Kuperhatikan sosokmu yang tanpa bosan melakukan kebaikan, tanpa peduli perihal siapa yang memberi pembalasan. Aku suka gayamu kala itu.

Inilah aku. Semoga rasaku suatu saat juga bisa menjadi rasamu. Mari kita jalin rajutan cinta resmi lewat menikah. Semoga.

Ulum Pemuda kampung berbasis Pesantren Salaf

Kata Kata Bijak Tentang Cinta

Ulum
4 min read

Cinta Sejati

Ulum
6 min read

10 Replies to “Cerita Cinta”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *